I have a cousin, I'm not close to him, but when I had some conversation with him,
I'm sure that his heart is pure. and He must be a good man.
A terrible accident happened to him,
Here is a narration that I got from a facebook page of CARING FOR TINTON
"Caring For Tinton is about our best friend Tinton (Trianto Harsono) Pensacola Christian College Alumni. On March 31,2012 he got into an accident while doing Construction Project in Papua. He got burnt badly. He is flown to Singapore to get major surgery.
Description
This Facebook page, Caring For Tinton, is about our best friend Tinton. On March 31,2012, he was in an fire accident while doing Construction Project in Papua and was burned badly. He was flown to Singapore to undergo surgeries.
Tinton's burn injuries is worse than what was previously thought. It's actually 71% to be exact. He has several complications including the lungs, kidney, and liver. He has to undergo multiple dialysis and is fighting high fever.
He has undergone several surgeries and treated at:
Singapore General Hospital
Tinton's burn injuries is worse than what was previously thought. It's actually 71% to be exact. He has several complications including the lungs, kidney, and liver. He has to undergo multiple dialysis and is fighting high fever.
He has undergone several surgeries and treated at:
Singapore General Hospital
"Mungkin disini ada beberapa yg belum mengenal tinton, saya sebagai istrinya akan menceritakan sesosok pria yang luar biasa. Sebagai manusia tinton tidak sempurna, tapi dia selalu berusaha memberi yang terbaik, mengerti saya, menanggung kewajiban tanpa meminta hak, inilah tinton yang saya kenal.
Pertama kali saya melihat tinton (bukan tinton yang melihat saya) di gereja, dia datang bersama orang tuanya yang sudah saya kenal sebelumnya di sekolah Alkitab. Dalam hati saya suka penampilannya, saya berkata dalam hati 'Tuhan saya pengen co itu jadi pacarku!' Hehe saya tau Tuhan mendengar doa saya. Tidak lama setelah itu orang tuanya mengenalkan kami. Saat libur idul fitri tahun 2007 tinton pertama kali mengajak saya keluar makan, rasanya sangat senang sekali, selalu tersenyum lebar, itulah yang membuat saya jatuh cinta padanya. Tidak lama kami pun pacaran, rasanya senang sekali saat dia menyatakan cinta tanggal 21.11.2007. Saya tau dalam hati saya, kelak tinton yang akan menjadi suami saya.
Sejak pacaran tinton tidak pernah menuntut, dia sangat menghargai dan menghormati saya sebagai wanita, dia selalu berusaha memberi yang terbaik, saat itu saya masih kuliah kedokteran, sibuk sekali sampai tidak cukup waktu untuk tidur, apalagi pacaran. Tinton mengerti, dia ke rumah sakit menemani saya, membawakan makanan, membelikan susu, bahkan sampai2 diusir oleh perawat perawat dia tidak pernah menyerah. malam malam dia dari jepara (2jam dari rumah saya di semarang)kerumah saya , saya lagi tidur, dia pulang lagi tanpa membangunkan saya. Saat saya sakit typus dia tidak pulang semalam malaman untuk menjaga saya, Dia tidak pernah menuntut saya untuk begini begitu, dia sangat pengertian.
Tak lama ibu saya meninggal, saat itu tinton menemani saya pulang ke kampung halaman di pekanbaru, saat saya sedih dia selalu ada, dia mengatakan, dia yang akan menjaga saya, dan dia melamar saya kepada ayah saya di depan makan ibu saya, dia berkata dia yang akan menjaga dan bertanggung jawab , sejak saat itu tinton tidak pernah ingkar janji, dia selalu menjaga saya .
Tanggal 10.10.2008 kami lamaran, itu pun menunggu sekolah yang tidak terlalu sibuk. Kami memutuskan menikah tanggal 21.11.2009 sesuai tanggal jadian kami, ada beberapa percekcokan kecil antara keluarga (mungkin yang sudah menikah mengerti) saat proses persiapan tinton selalu membela saya. Tinton menuruti apapun keinginan saya saat itu dalam pilihan apapun, saat ditanya dia selalu menjawab 'yang penting kamu suka' . Kami menikah, sejak saat itu kami sangat bahagia sekali, sebagai pasangan kami tau kami tidak sempurna, tapi karena tinton selalu mengerti sifat saya yang kadang kekanak kanakan dia selalu mengalah,berusaha mengerti tanpa menuntut. Jujur saya sadar saya ini bukan istri yang baik, tidak bisa melayani suami, tidak bisa masak, bahkan tinton yang memasakan buat saya, atau dia pergi membelikan saya makanan. Tidak pernah sekalipun dia menuntut saya untuk berubah. Saya sangat senang, saya tau dia sangat setia, dia berkerja keras supaya saya bisa hidup enak, berusaha memberikan saya yang terbaik, setiap malam saya bisa tidur nyenyak karna saya tau, sekalipun didunia ini memusuhi saya, saya punya tinton yang akan benjalan disisi saya dan melindungi saya, sampai seperti itulah tinton membuat saya merasa berharga dimatanya. Dia selalu mengatakan 'all im giving u is unconditional love' dan itu benar adanya
Kami bekerja melayani di gereja, saya di kesehatan tinton kadang2 membantu mengangkat obat2an untuk pengobatan. Kami tidak bilang hidup kami sempurna, tapi kami bahagia.
tahun lalu saya memutuskan ke papua 1 tahun, saya tau akan berpisah dari tinton sementara, tinton selalu mendukung apapun keputusan saya, saat itu tinton ikut mengantar ke papua, saat tinton mau pulang saya menangis, saat itu tinton bilang dia mau menemani saya selama di papua, saya yang melarang, karena dia ada tanggung jawab pekerjaan dan orang tua di jawa, dia pun pulang kejawa, saat saya kerja di pedalaman tidak ada listrik dan sinyal sama sekali, senang sekali bisa keluar ke kota sedikit untuk telepon. Tinton selalu menunggu2 telepon saya. Senang sekali kontrak setahun sudah habih tanggal 31 maret 2012, tinton pun datang menjemput, dan tinton ditawari pekerjaan, tinton pikir sekalian menunggu saya dia bekerja di sorong. Dan kejadian itu terjadi tepat selesai kontrak kerja saya. Tanggal 31 maret 2012.
Setelah terluka tinton di rumah sakit masih mengatakan 'TUHAN YESUS BAIK'. Saya menemani dia saat muntah2 malam dia masih mengatakan 'maaf ya yang merepotkan kamu' . Tinton sangat baik sekali, dan saya selalu mengatakan 'tinton adalah berkat Tuhan yang terbaik yang diberikan kepada saya' Saya percaya Bapa dan Tuhan Yesus menyayangi tinton, lebih dari saya menyayangi tinton, saya percaya tinton akan sembuh, tidak ada yang mustahil bagi Allah. " on Caring for Tinton's timeline.
I pray for Him, He must have a great life after pass this test.
I hope some people who read this can join this campaign, we may help by like this page,:
http://www.facebook.com/CaringForTinton
and read on this info:
http://www.facebook.com/CaringForTinton/info


Tidak ada komentar:
Posting Komentar