menenggelamkan diri dalam air yang tenang
mempertemukan wajah-wajah sendiri dalam kedalaman yang terdalam
menghembuskan nafas seakan benar-benar berarti
mencari tahu akar dari segala kegundahan
kepada siapa bisa mempercayakan keinginan dan kehampaan
mencari Tuhan dengan usaha-usaha kedagingan
mencari jawaban dalam wujud seorang manusia
mencari tahu kebenaran dan berujung pada pembenaran semata
melarikan diri seakan melawan angin yang menghalang
memperkenalkan tubuh terhadap gerakan-gerakan yang berlawanan
mengetikan jari dengan huruf-huruf yang siap untuk dikaitkan
mendengarkan irama-irama yang ternyata terbaris dari sebuah dentuman
menenangkan hati yang tak mudah dikenali
menjernihkan pikiran dari gambaran-gambaran hasil proyeksi mata
menenangkan pikiran untuk tidak terus membaca dunia
menyadari bahwa ini semua hanya bagian dari keseharian
meyakinkan diri untuk bisa menikmatinya dengan cara-cara yang benar
membicarakannya dengan alam semesta
aku hanya satu iota diantara rangkaian bima sakti
*sedang tak ingin merangkai kata, hanya ingin menumpahkannya mentah-mentah.
beginilah aku merasa lebih tenang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar