27.12.11
A FAMILY CHRISTMAS DINNER
Christmas, This word sounds so familiar every December.
While In Indonesia, we called it Natal.
Gw lumayan excited dengan natal tahun ini, walaupun ga ada yang namanya white christmas di Indonesia.
Gw memilih untuk menghabiskannya di Jakarta.
Karena gw berniat kebaktian di gereja yang ada disini, dan kebetulan juga kebagian tugas untuk berpartisipasi di hari natal.
Tanggal 25 Desember kemarin, seperti biasa gw memulai dengan acara gereja,
namun gw mengakhir dengan makan keluarga yang berbeda.
Kenapa berbeda?
Karena makan keluarga kali ini, bukan bareng bokap, nyokap, atau siapapun yg sedarah dengan gw.
Tapi bareng temen-temen, yang kebetulan mereka ga punya acara keluarga khusus di hari natal ini.
Disini gw sadar, kalau kita bisa nemuin sebuah keluarga dimanapun kita berada.
Keluarga itu cantik.
Sehati, peduli, berbagi, tanpa kompetisi namun tidak berarti stagnasi.
Kebetulan hari ni gw nemuin quote bagus di twitter :
#AREALFRIEND = Cares like a mom + Scolds like a dad + Teases like a sister + Irritates lke a brother + Loves more than a lover.
While In Indonesia, we called it Natal.
Gw lumayan excited dengan natal tahun ini, walaupun ga ada yang namanya white christmas di Indonesia.
Gw memilih untuk menghabiskannya di Jakarta.
Karena gw berniat kebaktian di gereja yang ada disini, dan kebetulan juga kebagian tugas untuk berpartisipasi di hari natal.
Tanggal 25 Desember kemarin, seperti biasa gw memulai dengan acara gereja,
namun gw mengakhir dengan makan keluarga yang berbeda.
Kenapa berbeda?
Karena makan keluarga kali ini, bukan bareng bokap, nyokap, atau siapapun yg sedarah dengan gw.
Tapi bareng temen-temen, yang kebetulan mereka ga punya acara keluarga khusus di hari natal ini.
Disini gw sadar, kalau kita bisa nemuin sebuah keluarga dimanapun kita berada.
Keluarga itu cantik.
Sehati, peduli, berbagi, tanpa kompetisi namun tidak berarti stagnasi.
Kebetulan hari ni gw nemuin quote bagus di twitter :
#AREALFRIEND = Cares like a mom + Scolds like a dad + Teases like a sister + Irritates lke a brother + Loves more than a lover.
Categories:
monolog
5.12.11
ANALISIS SI PENDENGAR PASIF
Pernah ga sih lo, merasa ga nyaman sama seseorang?
Pasti pernah, dan mungkin orang lain juga pernah ga nyaman ama gue.
Seringkali ada hal2 yang bikin kita ga nyaman.
Kemungkinan karena ada perbedaan attitude atau prinsip yah,
Ini sih bukan bicara tentang siapa yang benar atau siapa yang salah. Hanya beda aja, B.E.D.A
Anggap aja ini soal essay, bukan soal pilihan ganda. So bisa beda-beda jawabannya.
Pasti pernah, dan mungkin orang lain juga pernah ga nyaman ama gue.
Seringkali ada hal2 yang bikin kita ga nyaman.
Kemungkinan karena ada perbedaan attitude atau prinsip yah,
Ini sih bukan bicara tentang siapa yang benar atau siapa yang salah. Hanya beda aja, B.E.D.A
Anggap aja ini soal essay, bukan soal pilihan ganda. So bisa beda-beda jawabannya.
Categories:
monolog
28.11.11
HIDUP ITU SEPERTI SEPATU YAH
"enak ga dipake?" ,
"yah pertama emang sakit sih, tapi lama2 enak kok,"
"oh kaki lo menyesuaikan gt yah?"
"iyaa"
Pembicaraan singkat gue dan temen gue, ngebahas tentang sepatu.
Gue sempet nemenin dia beli sepatu "itu", dan pas dipake gw tanya in lagi keadaanya, care gitu gue, LOL
From this short conversation, tiba-tiba sebuah kalimat loncat di kepala gue,
"hidup itu seperti sepatu yah"
Kadang lo mau sesuatu yang terlihat bagus, cocok di kaki lo,
Tapi kadang sakit waktu dicoba, atau kurang pas aja, padahal udah pilih ukuran kita.
Solusinya adalah,
Kaki gw mau berkorban menyesuakan diri biar pas ama tuh sepatu,
Walaupun mungkin pertama kali dipake sakit, tapi lama2 kita akan terbiasa.
Walaupun mungkin pertama kali dipake sakit, tapi lama2 kita akan terbiasa.
Atau sepatu itu yang nyesuaiin kaki gue,
Sepatu menyesuaikan kaki???
Gue berpikir masalah-masalah di kehidupan, se sederhana masalah beli-membeli sepatu.
Seringkali ada hal yang kurang pas di kehidupan sehari-hari kita, bikin kita ga nyaman, ataupun merasa terjepit.
Seringkali ada hal yang kurang pas di kehidupan sehari-hari kita, bikin kita ga nyaman, ataupun merasa terjepit.
Solusinya adalah, kita yang mau menyesuaikan diri, atau sekitar kita dan masalah2 yang menyesuaikan kita,
kalo gue sih ga mau bikin ribet,
Hal yang paling gampang gue kontrol yah diri gue sendiri,
Gue yang mau berubah menyesuaikan sepatu sempit dan tetep gue pake karena I think these shoes are worth enough, atau gue lepas tuh sepatu, dan pergi ke tempat lain, buat cari sepatu2 lain yang pas. :)
Maybe I can get a better one, at next store.
Categories:
monolog
26.11.11
13.11.11
Langganan:
Komentar (Atom)





